Coba Lakukan 7 Amalan Ringan Ini Agar Bisa Istiqomah Shalat Tahajud..!!!


Shalat tahajud adalah shalat sunnah yang paling utama dan disebutkan langsung dalam al-Quran. Salah satunya dalam surah ath-Thur ayat 48-49, Allah subhanahu wa ta’ala berfirman


وَاصْبِرْ لِحُكْمِ رَبِّكَ فَإِنَّكَ بِأَعْيُنِنَا ۖ وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ حِينَ تَقُومُ وَمِنَ اللَّيْلِ فَسَبِّحْهُ وَإِدْبَارَ النُّجُومِ

“Dan bersabarlah dalam menunggu ketetapan Rabb-mu, maka sesungguhnya kamu berada dalam penglihatan Kami, dan bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu ketika kamu bangun berdiri, dan bertasbihlah kepada-Nya pada beberapa saat di malam hari dan waktu terbenam bintang-bintang (di waktu fajar).” (QS. Ath-Thuur [52]: 48-49)

Mengingat betapa besarnya keutamaan yang ada pada shalat tahajud, sangat disayangkan kalau sampai harus terlewatkan.
ianx reload post 3x

Karena itu, agar diri semangat dan istikamah mengerjakan shalat tahajud ini, ada beberapa cara yang bisa diikhtiarkan, di antaranya:
1. Ikhlas melaksanakannya karena Allah dan berharap balasan dari-Nya semata

Ikhlas ini menjadi kewajiban dalam setiap amal. Ketika ikhlas seorang hamba kuat maka ia akan mendapatkan taufiq lebih dalam ketaatan dan ibadah.
2. Rasakan seruan Allah langsung untuk melaksanakan qiyamullail (tahajud) dan menginginkan dirinya untuk bangun tahajud

Jika ia mampu menghadirkan perasaan ini, jiwa akan lebih semangat menyambutnya.

Allah berfirman,

يَاأَيُّهَا الْمُزَّمِّلُ قُمِ اللَّيْلَ إِلَّا قَلِيلًا نِصْفَهُ أَوِ انْقُصْ مِنْهُ قَلِيلًا أَوْ زِدْ عَلَيْهِ وَرَتِّلِ الْقُرْآنَ تَرْتِيلًا

“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) pada malam hari, kecuali sedikit (daripadanya). (Yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit. Atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan.” (QS. Al-Muzzammil: 1-4)
3. Pahami keutamaan shalat tahajud

Siapa yang memahami keutamaan satu ibadah pasti ia lebih semangat mengerjakannya dan berusaha melaziminya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam sebutkan bahwa shalat paling utama setelah shalat fardhu adalah qiyamullail (tahajjud). Shalat tahajjud di sepertiga malam sangat dicintai Allah Ta’ala. (Muttafaq ‘Alaih)

4. Melihat semangat salafush shalih (orang-orang saleh terdahulu) dalam melaksanakan tahajud

Muhammad bin Al-Munkadir berkata, “Tidak tersisa kenikmatan dunia ini, kecuali dalam tiga hal: qiyamulail, berjumpa saudara seiman, dan shalat berjamaah.”
5. Paksa diri untuk bangun tahajud dan tanamkan tekad kuat untuk munajat kepada Allah di gelapnya malam

Ini termasuk sebab yang paling menentukan datangnya pertolongan Allah agar seseorang dapat bangun malam untuk tahajud.

Mengapa harus dipaksa? Pasalnya, tabiat jiwa ingin berleha-leha, santai, dan cenderung pada senang-senang dan keburukan.

Ini tidak boleh dituturi sehingga harus dipaksa untuk ibadah dan taat.

Allah berfirman,

وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا

“Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami.” (QS. Al-Ankabut: 69)
6. Menjaga adab-adab tidur supaya lebih mudah bangun

Beberapa di antara adab-adabnya: tidur dalam konidsi suci, berdoa, miring ke sebelah kanan dengan hadap ke kiblat, tidur lebih awal, tidur sejenak pada waktu siang, dan lainnya.
7. Jauhi dosa, terutama dosa mata

Jika seseorang menginginkan kemuliaan munajat kepada Allah dan kenikmatan dalam zikir kepada-Nya pada waktu malam, ia harus menjauhi dosa-dosa dan maksiat pada siang hari.

Seseorang yang bergelimang dosa sangat sulit untuk mendapat taufik untuk qiyamullail. Wallahu a’lam bishawab. []

close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==