Sebelum Dianti Putri Meninggal Sang Kakak Ungkap Sesuatu pada Laman Facebooknya Merinding!


Korban musibah Jatuhnya underpass Bandara Soekarno Hatta karena longsor, Senin (5/2/2018) menyisahkan kesedihan mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Salah satunya adalah bagi keluarga almarhumah Dianti Putri Ayu Cahyani,

Gadis berusia 25 tahun ini menghembuskan nafas terakhirnya usai berjuang selama 10 jam di dalam mobil terhimpit beton.

Ucapan belasungkawa pun memenuhi kolom komentar yang diposting Lulu Munawaroh yang diketahui adalah kakak dari almarhumah.

Dari penelusuran Sripoku.com sebelum sang adik diketahui meninggal,

Luluk Munawaroh terlihat selalu mengikuti perkembangan musibah yang menimpa adiknya itu.

Bahkan tampak pada setiap postingannya, Lulu membagikan informasi dari tangkapan layar televisi.

Menyedihkan, di postingan pertamanya Lulu masih berharap sang adik selamat tanpa kekurangan apapun

Berikut foto yang diunggah Luluk pada laman facebooknya:

Selang 4 jam, Lulu kembali membagikan perkembangn sang adik yang telah berhasil di evakuasi.

yang diketahui kondisi Putri pada waktu itu masih lemah.

Mutmainah teman sang adik pun telah berhasil dievakuasi setelah lebih dari 12 jam terjepit tertimpa beton underpaas.

Namun, postingan terakhir Lulu begitu mengejutkan para netter.

Lulu akhirnya mengumumkan bahwa sang adik telah menghadap sang ilahi.

Berikut postingannya:

Ucap belasungkawa dan doa memenuhi kolom komentar postingan Lulu:

@Michi Chan: Innalillahi wa inna ilaihi roji’un, semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga yg ditinggalkan diberi kesabaran dan ketabahan, Aamiin YRA

@Restu Dhamayanti: Allahumma firlaha warhamha wa’fu anha, semoga Allah SWT terima amal ibadahnya dan ditempatkan di surganya Allah SWT, aamiin

@Ina Trisiana: Innalillahi wa inna ilaihi roji’uun… semoga husnul khotimah dan keluarga yg ditinggal diberi keikhlasan & kesabaran… aamiin…

@Joewati: Inalillahi wa inna iĺaihi rojiun …turut berduka cita …semoga almarhumah husnul khotimah dan keluarga diberi kesabaran amiin.

Momen Evakuasi Putri

Ternyata dalam mobil itu ada keluarga Putri.

Tubuh Dianti Dyah Ayu Cahtani atau biasa disapa Putri masih sangat lemah dan mengalami trauma berat usai dievakuasi dari mobilnya yang tertimbun beton dan tanah selama 10 jam akibat longsor di underpass Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten.

Meski begitu, Putri sempat menanyakan nasib temannya, Mutmainah, yang diketahuinya masih terjepit di dalam mobil yang sama.

Demikian diungkapkan ayah kandung Putri, Gatot Tjahjono dalam wawancara dengan stasiun tv swasta di RSUD Kabupaten Tangerang, Selasa (6/2/2018) pagi.

Gatot menceritakan, ia turut mendampingi proses evakuasi yang dilakukan oleh tim SAR gabungan di lokasi kejadian hingga anaknya itu dibawa ke RSUD Kabupaten Tangerang dan dirujuk ke RS Mayapada Tangerang.

Menurutnya, anaknya memang satu dari dua korban yang masih bisa diajak komunikasi oleh petugas evakuasi meski dalam kondisi terjepit himpitan mobil dan tumpukan material beton. Posisinya berada di balik kemudi.

Dan setelah Putri berhasil dikeluarkan dari dalam mobil tersebut, dia menanyakan nasib temannya yang berada di kursi penumpang depan.

“Iya, dia tanya temannya itu bagaimana? Dijawab sama petugas, itu masih proses (evakuasi),” ujar Gatot.

Selain psikis, lanjut Gatot, anaknya juga mengalami cidera di lengan kanan dan kaki. “Dia minta kakinya diganjal bantal,” terangnya.

Detik-detik Beton Ambrol

Warta Kota/Andika Panduwinata
Longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta, pengendara mobil tertimbun longsoran, Senin (5/02/2018).
Warta Kota/Andika Panduwinata Longsor di terowongan Bandara Soekarno-Hatta, pengendara mobil tertimbun longsoran, Senin (5/02/2018). ()
Salah seorang korban, Benny Andriansyah, kepadaTribunjakarta.com, di lokasi kejadian mengatakan runtuhnya dinding dalam terowongan, terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, saat wilayah di sekitar terowongan diguyur hujan deras.

Ia mengingat saat kejadian, di dalam terowongan terdapat sekitar lima unit mobil, dan sejumlah sepeda motor.

Saat tembok rubuh, yang menjadi korban adalah mobil Honda Brio yang berada di depan.

“Saya sama pengemudi-pengemudi lain langsung keluar mobil, lari keluar terowongan,” katanya.

Pengendara tidak dapat melewati Jalan Parimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta.

“Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB. Belum bisa dilintasi, dan pengemudi dialihkan melalui Jalan Parimeter Utara,” kata Haerul.

Menurut Haerul, jajarannya segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi.

Hasil gambar untuk detik detik Longsor bandara soetta

Tanah-tanah yang longsor itu mulai diangkut dengan menggunakan truk serta alat berat lainnya.

“Ini memang bencana, dan kami sudah melakukan antisipasi terhadap terjadinya longsor ini,” kata Haerul.

Pantauan di lokasi tanah yang longsor tersebut berada di bawah jalur Kereta Bandara Soekarno-Hatta.

Lokasinya di terowongan yang baru dibangun sekitar Jalan Parimeter Selatan.

(sripoku.com/pairat)




close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==