Allah Menutup Pintu Surga Bagi Penderita Penyakit Ini Meski Sering Melakukan Amal Shaleh...!!!

 Setiap penyakit yang menimpa diri manusia sejatinya adalah suatu  ujian serta cobaan dari Allah Ta’ala. Dengan begitu Allah mengenal siapa saja hamba-Nya yang dapat bersabar. Yang tentu setiap penyakit tentu ada obatnya selagi manusia mau berusaha mencarinya.Tetapi nyatanya ada suatu  penyakit yang rutin ada sejak nabi Adam sampai sekarang dalam diri manusia. Itulah penyakit hati berupa dendam. Pnykit in pling tdak jrang drsakan mnusia tnpa dsdainy. Gjlanya brpa prsaan tdak bhgia srta skit hti trhdap orang lain.

Dalam suatu  hadist riwayat Al Hakim, Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

“Kelak bakal menimpa umatku penyakit umat umat terdahulu, yaitu penyakit arogan, kufur nikmat, serta lupa daratan dalam mendapatkan kenikmatan. Mereka berlomba mengumpulkan harta serta bermegah-megahan dengan harta. Mrka trjrmus dlam jrang kbhgiaan dnia, sling brmsuhan, srta sling ir, dngki, serta dndam jdi mreka mperbuat kezaliman (melampaui batas),” (HR. Al-Hakim).




Dengan tidak sedikitnya perbedaan dalam tingkat strata serta sosial di masyarakat sekarang ini terus memunculkan gesekan serta pertikaian. Selain menyebabkan luka dengan cara fisik, tetapi juga memunculkan dendam yang berkepanjangan.

Alhsil tdak sdkit orng yng brpkir kras untk dpat mlmpisan dndmnya dngan bbrapa cra. Bhkn yng dlarang oleh agama sekalipun semacam memakai ilmu hitam serta yang lainnya.

Ketahuilah bahwa Islam melarang seseorang mempunyai penyakit hati berupa dendam sebab dapat merenggangkan tali silaturahmi. Bhkan orng yag di dlam htnya ttap mmpnyai dndm tdak bkal dbkakan pntu srga sbelum brdamai.

Rasulullah bersabda, “Pintu-pintu surga itu dibuka pada hari Senin serta Kamis, lalu
diampunkanlah bagi setiap hamba yang tidak menyekutukan sesuatu dengan Allah, kecuali seseorang yang antara dia serta saudaranya itu ada rasa dendam, lalu dikatakanlah, ‘Nantikanlah dulu kedua orang ini jadi keduanya berdamai kembali. Nantikanlah kedua orang ini jadi keduanya berdamai kembali’,” (HR. Muslim).

Dengan keterangan tersebut sangat menyesallah orang yang mempunyai rasa dendam dalam hatinya serta pentingnya untuk membersihkan hati. Sebab orang yang tetap mempunyai dendam bakal tertahan untuk masuk ke dalam surga walau meperbuat tidak sedikit amal shaleh.

Allah Ta’ala pun sudah berfirman bahwa surga adalah tempat yang tidak ada dendam di dalamnya.

??????????? ??? ??? ?????????? ????? ????? ??????? ??? ?????????? ???????????? ? ????????? ????????? ??????? ??????? ???????? ???????? ????? ?????? ???????????? ??????? ???? ???????? ??????? ? ?????? ??????? ?????? ???????? ?????????? ? ????????? ??? ???????? ?????????? ??????????????? ????? ??????? ???????????
Dn Kta cbut sgla mcam dndam yng brda di dlam dda mreka; mnglir di bwah mreka sngai-sngai srta mreka mngatakan: ‘Segala puji bagi Allah yang sudah menunjuki kita terhadap (surga) ini. Serta kita sekali-kali tidak bakal mendapat petunjuk kalau Allah tidak memberi kita petunjuk. Sesungguhnya sudah datang rasul-rasul Tuhan kami, mengangkat kebenaran’. Srta dsrukan trhdap mreka: ‘ltlah srga yng dwriskan kpdamu, dkrnkan ap yng dhlu kaian krjakan’.” (QS. al-A’raf : 43).

Sementara dalam Al Qur’an surat Al Hijr ayat 45-47, Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman:

????? ????????????? ??? ???????? ?????????
“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa itu berada dalam surga (taman-taman) serta (di dekat) mata air-mata air (yang mengalir).” (QS. al-Hijr : 45).

??????????? ????????? ????????
(Dikatakan terhadap mereka): “Masuklah ke dalamnya dengan sejahtera lagi aman” (QS. al-Hijr : 45).

??????????? ??? ??? ?????????? ????? ????? ?????????? ?????? ?????? ???????????????
“Dan Kita lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (QS. al-Hijr : 47).



Oleh sebab itu hendaknya setiap muslim berintrospeksi diri serta tidak sedikit beristighfar. Mohonlah terhadap Allah supaya dapat menghilangkan rasa dendam serta menggantinya dengan keikhlasan demi mengharap ridho Allah semata. Wallahu A’lam.

Sumber: beritamakkah.com



close
==[ Klik disini 2X ] [ Close ]==