Kisah ini adalah berdasarkan cerita nyata yang dibuat video pendeknya.
Suatu hari saat sudah larut malam di sebuah kantor polisi, seorang polisi yang sudah pensiun menerima panggilan telepon. Awalnya telepon ini begitu hening tidak ada yang bersuara. Polisi tersebut mengira kalau anak yang menelepon sedang melakukan keisengan atau kejailan. Tapi begitu anak itu bersuara, setiap orang tidak kuasa menahan tangis.
“Mengenang Balon Merah”
Suatu hari saat sudah larut malam, seorang pensiunan polisi yang bertugas untuk menerima panggilan darurat 911 tiba-tiba mendapatkan sebuah telepon. Saat telepon diangkat tidak ada suara apapun yang menjawab. Polisi tersebut masih bersabar dan menanyakan butuh bantuan apa hingga beberapa kali.
Akhirnya ada suara seorang anak kecil yang menjawab dan berkata, “Aku ingin bertemu dengan ibu, tapi kata ayah dia ada di surga. Aku sangat merindukan ibuku.”
Polisi itu menyuruh anak kecil itu untuk menulis surat pada ibunya dan menulis apa yang ada di hatinya, segala keluh kesahnya serta kerinduannya itu. Kemudian surat itu ditempel pada sebuah balon merah lalu diterbangkan ke langit. Maka ibu akan tahu apa yang kau rasakan.
Lalu anak kecil itu menuruti apa yang dikatakan polisi tersebut. Ada banyak balon yang ia terbangkan tapi anak itu tetap saja bersedih. Dia menelepon kembali polisi itu dan berkata bahwa ibunya tidak membalas semua surat yang ia kirim. Ia sangat rindu pada ibunya dan ingin segera bertemu.
<CLICK SINI> Untuk Terus Whatsapp Wakil Dedikasi Kami
Hati polisi itu sangat pilu, dalam hatinya dia berpikir bahwa sebenarnya ibu dari anak itu sudah meninggal tapi bagaimana ia mengatakan itu pada anak kecil yang baru berusia 5 tahun. Polisi itu terdiam sejenak lalu sambil menahan tangis ia menjawab kalau ibunya sudah membaca semua surat yang anak itu kirim. Jadi bersabarlah untuk menunggu surat balasan dari ibunya karena mungkin ibu sedang asyik berlibur.
Karena merasa iba dengan anak itu, akhirnya polisi tersebut dan para anggota tim yang lain datang ke rumah anak itu sambil membawa sangat banyak balon merah. Selain itu polisi itu juga membawa banyak surat yang seolah-olah adalah surat balasan yang dititipkan oleh ibunya. Anak itu senang bukan main saat melihat surat-surat tersebut.
Sungguh kasian anak itu kehilangan ibunya di usia yang tergolong sangat kecil untungnya ada bapak polisi yang peduli padanya dan berusaha untuk membuatnya gembira. Ternyata di dunia ini masih ada rasa kepedulian terhadap sesama.

